Monday, March 5, 2018

KA'BAH TAK TERLIHAT..


Mekah, April 2017

Umroh kali ini saya mendapatkan banyak pengalaman baru dan cerita di tanah suci. Muthowif umroh ustadz Abdul Basit yang sudah 4 tahun tinggal di Madinah bercerita tentang pengalamannya membawa banyak rombongan umroh dari Indonesia. 

"Saya pernah mendampingi rombongan ibu-ibu mas untuk tawaf, masuk ke Masjidil Haram kami sampai di pelataran Ka'bah, mereka yang baru pertama langsung takjub dan berhamburan air matanya. Nah ada seorang ibu yang tiba-tiba bertanya dengan suara keras.. mana ustadz ka'bahnya?! mana saya gak melihatnya! Waduuh kaget saya.. padahal kami hanya berjarak 30 meter di depan Ka'bah, satu rombongan hanya dia yang tidak bisa melihat Ka'bah..."

Astagfirullah.. terus gimana tadz?




"Saya langsung memisahkan ibu itu, saya tanya dan saya minta untuk jujur.. selama ini di tanah air apa saja yang sudah dilakukannya, apakah melakukan sesuatu yang sudah nyerempet syirik dan menyekutukan ALLAH? Dan bener mas ngaku, dia ternyata selama ini suka mainan magic dan perdukunan.. datang ke tanah suci ALLAH gak ridho, ditutup itu matanya sampai Ka'bah gak kelihatan. Saya minta ibu itu untuk sholat taubat setaubat-taubatnya, mohon ampunan ALLAH. Dan bener mas, habis sholat sampai nangis terbukalah itu hijab di matanya.. akhirnya dia bisa melihat Ka'bah di depannya.."

Masya ALLAH... 

Ada cerita lain tadz?

Ada rombongan dari Malaysia waktu itu cerita dari Muthowif lain. Ada satu anggota rombongan yang hilang tiba-tiba pas prosesi umroh di tanah suci, dan baru ketemu 3 bulan kemudian. Dia mengaku seperti hilang kesadaran beberapa jam saja, padahal hilang 3 bulan.. seperti menembus lorong waktu yang panjang. Jutaan orang ke Masjidil Haram tiap bulan, setiap hari ribuan orang datang dan pergi berganti. Dan dia seperti tertahan di sana penuh misteri..

Masya ALLAH!

"Ada juga tentara senior dari Indonesia yang ditampar oleh Askar (penjaga Masjidil Haram) ketika ngeyel di sebuah insiden. Dia gak bisa membalas, sudah itu di negara orang, di dalam Masjidil Haram lagi! Namun kejadian itu menyadarkannya, kalau dulu dia suka menampar anak buahnya ketika tugas. Gantian disini kena tampar dan gak bisa mbales! Persis seperti anak buahnya dulu yang juga gak bisa membalas... "

Nah lho!

Maha benar ALLAH dengan segala firmanNya, coba lihat deh ayat ini.. 

"Maka barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya."

"Dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya."
(QS. Az-Zalzalah 99: Ayat 7-8)

Hukum ALLAH sudah pasti lewat ayat itu, dan sekuat apapun kita tak akan sanggup melawannya. Gak bakal ngelesss, karena CCTV ALLAH 24 jam nonstop merekam tingkah kita... dan gak harus nunggu balasan itu terjadi di tanah suci, gampang bagi ALLAH langsung bayar cash balasannya dimanapun kita berada!

Yang bisnisnya suka mendzolimi orang dan curang ya hati-hati kalo gak taubat, rejeki bakal kesendat-sendat..

Yang masih seneeeeng mainan riba, ya waspada kalau tiba-tiba ALLAH ludeskan semua semua hartanya.. 


Yang durhaka ke orang tua, ya siap-siap ketika ketenangan hati ALLAH cabut selamanya.. 

Yang hobinya nyakitin orang, memfitnah dan menipu ya siap-siap ALLAH jewer dengan cara yang lebih menyakitkan.. 

Yang berani punya tuhan lain selain ALLAH, menyembah harta dan kekuasan.. ya waspada saja kalau tiba-tiba ALLAH jungkalkan semuanya.. dah banyak contohnya tuh di berita-berita!

Hidup ini cuma sekali kawan.. 
sayang sekali jika kita selalu jadi penentang Tuhan.. 
di akherat dirimu punya kenalan bekingan? 

@Saptuari