Kamis, 09 Juni 2011

BRAKK!! dan GIGI pun terkejut...!

Bumi Ngayogyakarto Hadiningrat, 13 Mei 2006

Ini cerita empat tahun yang lalu, namun menyisakan kenangan yang mendalam untukku, 
mobil minivan merah itu melaju keluar dari halaman Radio Swaragama di Barat kampus UGM, baru berjalan 5 menit pas berhenti di lampu merah Mirota Kampus.
Tiba-tiba..... Braaakkkk!! bemper belakang mobil dihajar oleh mobil sedan yang dikendarai seorang cewek, akulangsung menoleh ke Momok sopir minivan itu, 
"piye mok? gak mungkin berhenti ribut iki... ngejar waktu jee!"

"Iyo mas, gakpapa... besuk aku urus di asuransi wae!" wajah Momok agak jengkel, tapi ini bukan saat yang tepat untuk ngamuk di pinggir jalan..

Penumpang Minivan merah itu di baris dua dan tiga ada 6 orang, pas kejadian itu mereka kaget bukan kepalang, "aya naon euy!!... Kumaha??" Mas.. jalan aja yak... jangan stop disini!" itu beberapa kalimat diantara mereka. 
Aku gak bisa bayangkan jika harus berhenti disana, betapa akan kacau balaunya jalan di perempatan itu... karena isi minivan itu rombongan personil GIGI, ada Armand Maulana, Dewa Budjana, Thomas Ramdhan dan anaknya, Gusti Hendy dan seorang Crewnya...



Aku waktu itu diminta bantuan InSEd Production, EO tempatku kerja dulu untuk jadi LO (Liason Officer) GIGI yang malam itu jam 7 harus tampil di Jogja Expo Centre untuk sebuah event Telkomsel.
Aku yang harus bertanggungjawab untuk mendampingi GIGI hari itu mulai dari jemput di Hotel, wawancara di 3 Radio, Makan Malam lalu langsung menuju ke veneu untuk tampil.
Momok si sopir dibawah komandoku, dalam kondisi seperti tadi aku harus mengambil keputusan cepat yang tidak membahayakan si Artis.
Bayangkan kalo malah berhenti, keluar dari mobil, orang-orang berkerumun, jika kepala Armand keluar saja dari kaca mobil.. weeeeehhh!! acara nonton kecelakaan berubah jadi "jumpa fans" di tengah jalan!! betapa kacau balaunya...
-------------------------------
Akhirnya mobil melaju ke arah Jetis dengan kondisi penyok bempernya...
Kang Armand menepuk pundakku, "makasih ya mas.. untung kita cepet kabur! hehe"
kami sampai di sebuah rumah makan jawa, mereka masuk ke dalam... sementara momok sibuk ngelus-ngelus bemper mobilnya.. haduuh iyuuung!


Magrib menjelang, kami hanya punya waktu 30 menit untuk makan, jam 7 harus sudah sampai di JEC. disanalah aku mendapatkan pelajaran ke dua, sebelum makan Armand Maulana mengajak sholat magrib dulu, sementara yang lain makan duluan.


kami wudhu bareng..

sholat magrib bareng di mushola sempit berukuran 2x3 meter itu...

Kang Armand jadi imam.. suara merdunya ketika bernyanyi, sekarang membaca Al Fatihah khusus untuk aku dengarkan!!
tiba-tiba terlintas masa lalu, ketika tahun1994 Gigi pertama mengeluarkan Album, aku masih naik sepeda ke Sekolah. periode tahun itu lagu "Angan. Nirwana, Janji, Oo.. Oo..Ooo" jadi lagu-lagu favorit anak muda termasuk diriku... Poster Gigi kupasang di Kamar, tumpukan kasetnya ada disamping tape 2 band di kamar.

Dan Sekarang...
aku dan Armand Maulana hanya berjarak 30cm, sholat bareng, berdua sadja, berdoa dengan khusuk dihadapan Tuhan yang menciptakan kami, menciptakan langit dan bumi.

Tidak ada bedanya artis dan bukan artis...
Tidak ada bedanya antara yang orang kota dan orang desa... tidak ada bedanya antara yang kaya dan belum kaya... :-) kami sejajar di hamparan dua sajadah tipis.... benar-benar Sholat Magrib yang eksotisss...
kena di hati...

Jam 18.30 Minivan melaju ke JEC, penuh sesak parkiran antri mau lihat aksi GIGI
aku hantarkan mereka hingga belakang panggung, di take over oleh stage manager
konserrr seruuu....!
acara suksess....!!

penonton puass sampai jam 10 malam...
dengan peluh basah kuyup aku masukkan lagi mereka ke Minivannya Momok, kami kaburrr lewat jalan belakang, karena halaman JEC penuh total kendaraan, aku puterin lewat jalan-jalan desa di Wonocatur, tembus di Ringroad Blok O meluncur ke utara menuju Jogja Plasa Hotel...
sampai di hotel.. selesai juga tugasku, besok ada panitia yang mengantar mereka ke Bandara.
Armand Maulana, vokalis band ternama itu merangkulku.. "makasih ya Sap sudah dibantu! kapan-kapan ketemu lagi yak!" katanya...
kami berpisah malam itu...
malam semakin larut, aku melangkah ke parkiran motorku... lagu Nirwana mengalun dari MP3 player mengiringi pulang... Tidur sampai ke tembus nirwana



Desember 2008,
Calon ayah mertuaku berkata: "Mas Saptu, kalo tidak ada halangan tanggal 11 Januari saja untuk acara lamarannya.. bagaimana?"

Mak nyosss!! sountracknya lagu 11 Januarinya GIGI bisa pas ini...
tapii... tiga hari kemudian beliau telpon, "mas ditunda tgl 18 Januari saja ya, soalnya banyak saudara yang gak bisa pas tanggal 11 nya..."
waduuh! aku langsung nawar "Kalo tgl 22 Januari saja gimana pak?" 
pikirku kalo gak dapet tgl 11 Januari, masih ada lagunya Iwan Fals 22 Januari! kalo dibikin klip digital kan pas itu...
tapi bapak mertua sudah memutuskan tgl 18... yaaa sudahlah, mau dipaskan malah gak pass! hehehe...

malam semakin larut...
aku pulang ditemani Armand Maulana bernyanyi...
"11 Januari bertemu... menjalani kisah Cinta ini... Naluri berkata engkaulah.. milikku.."Iwan Fals nyaut juga bernyanyi..."22 Januari... kita berjanji Aku berteman 'iblis', yang baik hati..." 

*Diketik di Jogja, dibaca dimana sadja 
26 Feb 2010


2 komentar:

Wiwin mengatakan...

Ngiriiiiii hehehee...
Ngiri bisa deket ama GIGI :-)

Anonim mengatakan...

NGIRI Tingkat tinggi, sumpah...